20
Jan
senyum kosong…
aku ingin
menarikan pena
memetakan warna dunia
tapi…
tiada cinta
aku jadi pekak
aku jadi bisu
aku jadi tolol
mereka bilang
mencemburui aku
untuk apa?
kerna aku senyum
mengapa?
kerna aku bahagia
tersenyum bagaikan bahagia?
oh tapi ianya kosong
tiada apa-apa
cuba lihat tanganku
apa yang kugenggam?
secebis hati..
merah?
oh tidak
keras?
ya batu
maka hatiku batu
hatiku mati
adakah itu bahagia?
aku masih di sini
tersenyum manis
membuat semua orang bahagia
tapi….
untukku kembalikan hati
tiada ku keberanian
tersepit dalam dimensi yang gelap
bersantai di pusara sunyi
menjadi seorang yang kalah
ya, memang aku kalah
sila tepuk tangan anda
jadi anda gembira?
Istimewa untuk bonbon
(beripucat telah menulis ini untuk 30 saat.. haha…)
Suka? Bacalah lagi puisi-puisi lain:
kosong...
Kosong-1...
SUKAAA…!...
say senyum!...
…....
Teruna diam.....
cerita sipulan...
puisi untuk sahabatku...
kosong...
Senyuman Gigi Hitam...
This entry was posted
on Tuesday, January 20th, 2009 at 4:48 am and is filed under Puisi.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.



2 comments so far
Leave a reply